Bank harus turunkan bunga kredit

Ikhtisar

Bank milik pemerintah harus menjadi leader penurunan suku bunga. Pasalnya, bank tersebut bukan hanya menjalankan misi bisnis tetapi juga sebagai agen pembangunan. Sayangnya, ditengah kondisi perbankan yang baik, daya dorong ke perekonomian tidak optimal karena suku bunga perbankan masih tinggi dikisaran 11-12 persen, padahal BI rate sudah berada di level 5.75 persen.

Dari sisi profit, bank dengan bunga yang tinggi memang bagus untuk perusahaan itu sendiri tetapi dampaknya kurang optimal untuk mendorong perekonomian. Dibandingkan dengan bank dinegara tetangga, suku bunga kredit di Indonesia lebih tinggi sehingga bank – bank asing tertarik beroperasi di Indonesia karena menjanjikan profit yang besar.

Sementara itu, untuk dukungan pemerintah yang meminta beberapa bank menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) kepada usaha mikro bunganya masih terbilang tinghi, yaitu 20 persen. Untuk merealisasikan suku bunga yang kompetitif, bank BUMN perlu menjadi pemimpin dalam penurunan suku bunga kredit perbankan karena menguasai 36 persen pangsa pasar perbankan nasional. Deputi Direktur Departemen Pengaturan dan Penelitian Perbankan Bank Indonesia mengatakan pihak regulator berpihak pada sektor UMKM. Hal ini terbukti dengan diterbitkannya Peraturan Bank Indonesia (PBI) tentang penyaluran kredit perbankan nasional 20 persen untuk sektor UMKM.

 

sumber : koran jakarta, 21 maret 2013, halaman 14

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s