1. Latar belakang
Pemasaran pada dasarnya adalah membangun merek di benak konsumen. Kekuatan merek terletak pada kemampuannya untuk mempengaruhi perilaku pembelian. Merek diyakini mempunyai kekuatan yang besar untuk memikat orang untuk membeli produk atau jasa yang diwakilinya. Perkembangan industri sepeda motor di Indonesia dengan bermacam merek yang digunakan oleh perusahaan produsennya juga menjadikan isu merek ini menjadi sangat strategis dikarenakan dapat menjadi sarana bagi perusahaan untuk mengembangkan dan memelihara loyalitas pelanggan. Merek yang kuat akan membangun loyalitas, dan loyalitas akan mendorong bisnis terulang kembali. Merek yang kuat juga akan menghasilkan harga yang menarik dan menjadi penghalang bagi masuknya pesaing.
Menurut data penjualan yang dikeluarkan oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) untuk kuartal keempat 2012, Dari total penjualan sebesar 7.141.586 unit, Honda mendominasi pasar dengan market share 57,31 persen atau menjual 4.092.693 unit sepeda motor sepanjang tahun 2012. Sedang Yamaha berada di posisi kedua dengan 34,07 persen atau total penjualan sebanyak 2.433 unit sepeda motor.

Sedang secara komposisi, penjualan sepeda motor jenis matik sudah mencapai 59,33 persen dari total penjualan nasional. Matik yang terjual pada tahun 2012 mencapai 4.236.948 persen. Bebek turun drastis dengan market share hanya 29,95 persen atau sekitar 2.139.118 unit.

Yang menarik adalah pasar sepeda motor jenis sport. Meski segmennya sempit tapi market sharenya meningkat dari hanya 8 persen kini menjadi 10,72 persen. Totalnya ada 765.520 unit sepeda motor batangan ini yang laku terjual sepanjang 2012. (motorplus-online.com)

2. Masalah dan tujuan
-masalah :
1. apakah ada pengaruh yang signifikan pada kesadaran merek terhadap keputusan pembelian
2. apakah ada pengaruh yang signifikan pada kesan kualitas terhadap keputusan pembelian
3. apakah ada pengaruh yang signifikan pada asosiasi merek terhadap keputusan pembelian
4. apakah ada pengaruh yang signifikan pada loyalitas merek terhadap keputusan pembelian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dimensi ekuitas merek mana yang berpengaruh lebih signifikan pada merek sepeda motor Honda terhadap keputusan pembelian, dimana keempat dimensi ekuitas merek tersebut terdiri dari kesadaran merek, kesan kualitas, asosiasi merek, dan loyalitas merek dan merek terhadap keputusan pembelian sepeda motor merek Honda di Universitas Gundarma Depok.

1. Hipotesis
Ho : tidak pengaruh yang signifikan pada kesadaran merek , kesan kualitas, asosiasi merek, dan loyalitas merek, terhadap keputusan pembelian
Ha : ada pengaruh yang signifikan pada kesadaran merek , kesan kualitas, asosiasi merek, dan loyalitas merek, merek terhadap keputusan pembelian

Keputusan : Ho diterima, dan Ha ditolak jika nilai signifikan 0.05

2. Alat analisis
a. Uji asumsi klasik
i. Multikolinearitas
Suatu variable dinyatakan tidak terjadi multikolinearitas apabila nilai Tolerance > 0.1 dan nilai VIF < 10.

ii. Autokorelasi, suatu variable dikatakan terjadi autokorelasi apabila nilai durbin Watson atau dw < 2.2

b. Regresi linear berganda ,
Persamaan regresinya adalah sebagai berikut:
Y = a + B1X1 + B2X2 + B3X3 + B4X4 + e
Dimana :
Y : KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN B1, B2, B3, B4, : konstanta
X1 : kesadaran merek
X2 : kesan kualitas
X3 : asosiasi merek
X4 : loyalitas merek
E : variabel yang tidak diteliti

i. Uji Parsial (uji T), digunakan untuk menguji satu demi satu variable independen apakah berpengaruh atau tidak terhadap variable dependen
ii. Uji Simultan (Uji F), diunakan untuk menguji variable secara serentak atau bersama-sama apakah variable independen apakah berpengaruh atau tidak terhadap variable dependen

c. Koefisien determinasi, digunakan untuk mengetahui seberapa besar persentase variable independen yang berpengaruh terhadap variable dependen.

3. Data
a. Populasi dan sampel
populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Universitas Gunadarma yang mengikuti Program Doktor, Program Magister, Pendidikan Profesi, Program Sarjana, Program Ekstensi, dan Program Diploma dan juga seluruh staf administrasi maupun dosen Universitas Gundarma yang terdaftar dan aktif mengikuti perkuliahan serta bekerja yaitu sebanyak 34.862 orang. Sehingga diperoleh jumlah sampel yaitu sebanyak 100 responden.
b. Metode Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan daftar pertanyaan (questionnaire) dan dengan menggunakan studi dokumentasi.

Analisis :

Pemilihan responden adalah mahasiswa Universitas Gundarma yang mengikuti Program Doktor, Program Magister, Pendidikan Profesi, Program Sarjana, Program Ekstensi, dan Program Diploma dan juga seluruh staf administrasi maupun dosen Universitas Gundarma yang terdaftar dan aktif mengikuti perkuliahan serta bekerja
■ Variabel Kesadaran Merek
Berdasarkan Tabel IV.20 di atas, dapat diketahui bahwa secara parsial pengaruh dari variabel kesadaran merek (X1) terhadap keputusan pembelian (Y) memiliki nilai thitung (0,277) nilai ttabel (1,960) sehingga hipotesis H0 ditolak dan Ha diterima. Ini berarti bahwa ada pengaruh kesan kualitas terhadap keputusan pembelian konsumen terhadap sepeda motor merek Honda. Hasil penelitian ini sesuai dengan pendapat Durianto, dkk. (2004) yang menyatakan bahwa kesan kualitas (perceived quality) harus diikuti dengan peningkatan kualitas yang nyata dari produknya. Kesan atau mutu yang dirasakan mencerminkan perasaan konsumen secara menyeluruh mengenai suatu merek, sehingga menjadi sangat berperan dalam keputusan konsumen dalam memutuskan merek yang akan dibeli dan akhirnya akan sampai pada tahap evaluasi yang menuju pada rasa puas dan tidak puas. Kesan kualitas ini merupakan variabel yang secara terus menerus akan diingat oleh konsumen ketika mereka mendengar atau melihat. sesuatu hal yang berkaitan dengan identitas dari suatu produk.
Variabel Asosiasi Merek
Dengan nilai thitung (2,301) > nilai ttabel (1,960) maka hipotesis H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa ada pengaruh asosiasi merek terhadap keputusan pembelian konsumen terhadap sepeda motor merek Honda. Hasil penelitian ini sesuai dengan pendapat Aaker (1997) yang menyatakan bahwa asosiasi merek yang memberikan manfaat bagi konsumen (customer benefits), dapat memberikan alasan spesifik bagi konsumen untuk membeli dan menggunakan merek tersebut. Asosiasi merek mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli produk dengan cara memberikan rasa puas berupa kredibilitas dan rasa percaya diri atas merek tersebut.
Variabel Loyalitas Merek
Berdasarkan hasil output dapat diketahui bahwa pengaruh secara parsial dari variabel loyalitas merek (X4) terhadap keputusan pembelian (Y) dengan nilai thitung (4,564) > nilai ttabel (1,960) maka hipotesis H0 ditolak dan Ha diterima. Penelitian ini sesuai dengan pendapat Sunarto (2003) yang menyatakan bahwa loyalitas merek sebagai sejauh mana seorang konsumen menunjukkan sikap positif terhadap suatu merek, mempunyai komitmen pada merek tertentu, dan berniat untuk terus membelinya di masa depan. Hal ini juga sesuai dengan penelitian Hatane dan Foedjiawati (2005) yang menyatakan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kepuasan dan keputusan konsumen dengan loyalitas merek. Dari keempat faktor ekuitas merek yaitu kesadaran merek, kesan kualitas, asosiasi merek, dan loyalitas merek diketahui variabel yang paling dominan mempengaruhi keputusan pembelian terhadap sepeda motor merek
Honda adalah faktor loyalitas merek. Hal ini dapat dilihat berdasarkan nilai Unstandarized Coefficients pada Tabel yang ada yang mempunyai nilaikoefisien terbesar (1,328) dibandingkan dengan nilai koefisien variabel lainnya.
Kesimpulan :
Variable yang berpengaruh adalah : kesan kualitas, asosiasi merek , dan loyalitas merek
Variable yang tidk berpengaruh adalah : kesadaran merek

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s