(revisi jurnal 1 -bab1-bab2) PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL DAN RISIKO SISTEMATIK TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN SEKTOR PEMBIAYAAN DI BEI TAHUN 2007-2008

Judul :  PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL DAN RISIKO SISTEMATIK TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN SEKTOR PEMBIAYAAN DI BEI TAHUN 2007-2008.

Penulis :  Solichin Anwar

Sumber : library.gunadarma.ac.id (Artikel_11205179)

 

Latar belakang :

Perkembangan pasar modal sebagai lembaga piranti investasi memiliki fungsi ekonomi dan keuangan yang semakin di perlukan oleh masyarakat sebagai media alternatife dan penghimpun dana (Husnan, 1994 :1). Dalam ekonomi, pasar modal menyediakan fasilitas untuk memindahkan dana dari lender (pihak yang mempunyai kelebihan dana) ke borrower (pihak yang memerlukan dana) dengan menginvestasikan dana yang mereka miliki.

Di pasar modal banyak sekali informasi yang dapat di manfaatkan. Selain memiliki fungsi ekonomi dan keuangan, pasar modal juga mempunyai beberapa daya tarik dari berbagai lender maupun borrower adapun daya tarik pasar modal tersebut antara lain :1. Diharapkan pasar modal ini akan menjadi alternatif penghimpun dana selain sistem perbankan 2. Pasar modal mempunyai beberapa pilihan investasi yang sesuai dengan resiko mereka, seandainya tidak ada pasar modal para lender mungkin hanya bisa menginvestasikan dana mereka dalam system perbankan. Pasar modal mempunyai beberapa pilihan investasi yang sesuai dengan resiko mereka, seandainya tidak ada pasar modal para lender mungkin hanya bisa menginvestasikan dana mereka dalam system perbankan. Selain kedua aspek yang menjadi daya tarik tersebut,. Baik bagi lender maupun borrower, faktor lain yang mempengaruhi permintaan maupun penawaran dinilai tingkat harga saham tersebut. bila saham tersebut dinilai terlalu tinggi oleh pasar, jumlah permintaanya akan berkurang. Harga saham yang terlalu tinggi menyebabkan saham bersangkutan tidak liquid. Investor jadi enggan membeli baik karena mereka berpikir sudah mencapai puncaknya maupun karena biaya yang semakin tinggi.

Dengan melihat faktor fundamental dan risiko sistematik , masyarakat / investor dapat melihat kinerja suatu perusahaan, serta keadaan pasar keuangan secara keseluruhan terhadap perkembangan suatu saham perusahaan sehingga dengan melihat faktor-faktor tersebut masyarakat dapat mengetahui resiko dan keuntungan apabila menanamkan dananya pada pasar modal. Faktor fundamental seperti Earning Per Share (EPS), Book Value Per Share (BVS) dan Price Book Value(PBV) merupakan variabel-variabel pembentuk harga suatu saham selain faktor risiko pasar yang dapat mempengaruhi harga suatu saham. Dengan melihat variabel-variabel tersebut, masyarakat atau investor dapat memutuskan kapan waktunya untuk membeli atau menjual saham yang dimilikinya sehingga dapat memperoleh keuntungan dari investasinya dipasar modal.

Rumusan Masalah

1. Apakah faktor fundamental serta risiko sistematik berpengaruh secara bersama-sama terhadap harga saham perusahaan pembiayaan di BEI?

2. Apakah faktor fundamental serta risiko sistematik berpengaruh secara parsial terhadap harga saham perusahaan pembiayaan di BEI?

Tujuan penelitian

1. Untuk menganalisis faktor fundamental serta risiko sitematik berpengaruh secara bersama-sama terhadap harga saham perusahaan pembiayaan di BEI.

2. Untuk menganalisis faktor fundamental serta risiko sistematik berpengaruh secara parsial terhadap harga saham perusahaan pembiayaan di BEI.

Kegunaan Penelitian

1. Untuk penulis, penulis mendapatkan ilmu tentang bagaimana menganalisis faktor fundamental, Memprediksi harga saham yang dapat membentuk investasi yang efisien dan mengambil kesimpulan dari hasil analisis dan penilaian tersebut.

2. Untuk masyarakat, dapat dijadikan sebagai referensi sebelum melakukan investasi di bursa saham indonesia.

3. Untuk Universitas, dapat digunakan sebagai informasi yang kelak bermanfaat bagi penelitian-penelitian selanjutnya.

 

 

Landasan teori

  • Pasar Modal

Menurut Husnan dan Pudjiastuti (2004 : 1), pasar modal adalah pasar untuk berbagai instrumen keuangan (sekuritas) jangka panjang yang bisa diperjualbelikan, baik dalam bentuk hutang ataupun modal sendiri, baik yang diterbitkan oleh pemerintah, public authorities, maupun perusahaan swasta. Menurut Dahlan (1995: h. 365), pasar modal adalah pasar konkrit atau abstrak yang mempertemukan pihak yang menawarkan dan yang memerlukan dana jangka panjang, yaitu jangka waktu satu tahun ke atas. Pasar modal adalah pasar untuk dana jangka panjang dimana saham biasa, saham preferen dan obligasi yang diperdagangkan.

  • Investasi

Menurut Tandellin (2001 : 3), Investasi adalah komitmen atas sejumlah dana atau sumber daya lainnya yang dilakukan pada saat ini dengan tujuan memperoleh keuntungan dimasa yang akan datang.

Menurut Husnan dan Pudjiastuti (2004 : 14), proses investasi menunjukkan bagaimana pemodal seharusnya melakukan investasi dalam sekuritas, yaitu sekuritas apa yang akan dipilih, seberapa banyak investasi tersebut dan kapan investasi tersebut dilakukan.

  • Saham

Pengertian saham menurut Dahlan siamat (1999:216) adalah sebagai berikut: ”saham adalah surat bukti atau tanda kepemilikan bagian modal pada suatu perseroan terbatas.”

Pengertian saham menurut Sawidji Widoatmojo (2000 : 43) adalah saham dapat didefinisikan secara sederhana sebagai tanda penyertaan atau pemilikan seseorang atau badan hokum dalam suatu perusahaan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa saham adalah suatu surat bukti yang menyatakan tanda kepemilikan seseorang didalam suatu perusahaan.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s